Semangat Belajar

"Sebuah perjalanan ribuan mil dimulai dari langkah kecil.”

Semangat Belajar

Sedikit kemajuan setiap hari di dalam dirimu menambah sesuatu hingga hasil yang besar.

Semangat Belajar

Barang siapa bersungguh-sungguh, maka dia akan mendapatkan kesuksesan.

Semangat Belajar

Lakukan yang terbaik di semua kesempatan yang kamu miliki.

Semangat Belajar

Kalau impianmu tak bisa membuatmu takut, mungkin karena impianmu tak cukup besar.

Kamis, 08 Oktober 2020

Lanjutan Konfigurasi Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS)

 Lanjutan Konfigurasi Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS)

f.     Langkah berikutnya, memeriksa baris port 443 (Listen 443) dengan tampilan sebagai berikut.


Gambar 6.20 Tampilan baris port 443

Sumber: https://dc716.4shared.com/img/lKsM7ZuMgm/S23/1667f1dfe20/ujissc5

Jika tidak melakukan perubahan apa pun, bisa langsung keluar dengan menekan tombol CTRL + X.

g.    Selanjutnya, menambahkan konfigurasi pada file 000-default.conf dengan perintah berikut.

#nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf

    Sehingga, diperoleh hasil tampilan sebagai berikut. 

Gambar 6.21 Tampilan setelah konfigurasi file

Sumber: https://dc716.4shared.com/img/IYEm9s-wfi/s23/1667f1e09d8/ujissco

h.      Langkah selanjutnya, mengarahkan pointer pada baris paling bawah dan menambahkan script konfigurasi secure web server sebagai berikut.

 Sehingga, diperoleh hasil tampilan sebagai berikut.

Gambar 6.22 Tampilan konfigurasi secure web server

Sumber: https://dc716.4shared.com/img/unVsd3Fygm/ $23/1667f1e0dc0/ujissc7

i.        Jika proses instalasi dan konfigurasi secure web server sudah selesai dilakukan, simpan file konfigurasi tersebut dengan menekan kombinasi keyboard CTRL +O kemudian tekan Enter. Guna keluar dari file konfigurasi tersebut tekan kombinasi keyboard CTRL + X kemudian tekan tombol Enter. Selanjutnya, melakukan restart ulang pada service Apache2 dengan perintah berikut.

Gambar 6.23 Tampilan setelah restart ulang pada service Apache2

Sumber: https://dc716.4shared.com/img/3-UW-whxda/S23/1667fle1978/ujissc8

j. Pada tahap terakhir, lakukan pengujian secure web server menggunakan web browser dengan    mengetikkan URL dengan format https://ipserver/ atau https://dnsserver. Jika pengujian secure web server berhasil akan muncul tampilan gambar seperti di bawah.

Gambar 6.24 Menguji secure web server

Sumber: https://dc716.4shared.com/img/xw_KdBuygm/ $23/1667f1e2148/ujissc9

Info

Web Server Security dan Keamanan Database Server Berbagai profil tinggi serangan hacking telah membuktikan bahwa keamanan web tetap menjadi isu yang paling penting untuk setiap usaha yang melakukan operasinya secara online. Mengamankan web server sama pentingnya dengan mengamankan situs web atau aplikasi web itu sendiri dan jaringan sekitarnya. Jika Anda memiliki aplikasi web yang aman dan web server tidak aman, atau sebaliknya, masih menempatkan bisnis Anda berisiko besar. Keamanan perusahaan Anda adalah sebagai titik kuatnya.

Sumber: http://koarmabar.tnial.mil.id/ARTIKEL/Umum/tabid/75/articleType/ArticleView/articleld/222/Default.aspx

Rangkuman >>

1.     Apache merupakan salah satu aplikasi web server yang paling banyak digunakan pada server guna menangani website-website

2.    File website default dari web server ini terletak pada file "index.html" yangterletak di folder "/var/www/html” atau di direktori di mana user mengatur dan menyimpan konfigurasi-konfigurasi file website pada tahap sebelumnya.

3.    Pada dasarnya, HTTPS merupakan gabungan dari protocol HTTP dengan SSL/TSL protocol. Seluruh komunikasi yang dilakukan melalui HTTPS akan dienkripsi dan dianalisis dengan tujuan untuk keamanan ketika terjadi transaksi data melalui internet.

 

Refleksi Diri

Sudahkah Anda memahami materi pembelajaran dalam Bab VI ini dengan baik, dapat bersikap sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan, serta dapat mengimplementasikan sikap dan pengetahuan itu melalui perbuatan nyata? Jika Anda telah mampu menguasai dan melakukan hal tersebut, jika Anda belum mampu melakukan hal tersebut, Anda disarankan untuk berdiskusi dengan beberapa teman dan/atau berkonsultasi dengan guru!



Untuk Absen silahkan Klik link dibawah ini :

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSc0gFbyz3jmCt23pl15KtWbaxq8T-uBECUwkK30VjubDJrVhQ/viewform?usp=sf_link

 

Rabu, 07 Oktober 2020

Remidi Dasar Desain

 Pertanyaan

1. Sebutkan Macam2 model warna?

2. Apakah yang dimaksud dengan model warna HSL?

3. Apakah yang dimaksud dengan warna RGB?

4. Apakah yang dimaksud dengan warna CMYK?


Tugas dikirim WAPRI

Semangat


Selasa, 06 Oktober 2020

Pengertian Layout

 

PRINSIP TATA LETAK

Selain unsur-unsur tata letak desain grafis, ada satu hal lagi yang menunjang keberhasilan pembuatan karya desain grafis, yaitu memahami prinsip-prinsip tata letak dalam desain grafis. Indikator keberhasilan sebuah desain grafis adalah keberhasilan penyampaian pesan kepada audience. Prinsip-prinsip tata letak dapat digunakan sebagai panduan untuk mempermudah dalam membuat komposisi tata letak. Syarat sebuah karya desain grafis yang efektif dan menarik adalah memiliki komposisi yang pas. Untuk itu, Anda yang sedang belajar desain grafis harus memahami komposisi desain karena semua desain yang tercipta berasal dari kreativitas desainer. Prinsip tata letak desain grafis, yaitu proporsi, irama, keseimbangan, kontras, kesatuan, dan harmoni. Untuk lebih jelasnya, pelajari materi pada modul ini dengan saksama!

A. Pengertian Layout

Layout menurut bahasa memiliki arti tata letak. Sedangkan menurut istilah, layout merupakan kegiatan untuk menyusun, menata, mengatur, dan memadukan unsur-unsur komunikasi grafis (teks, gambar, bidang, dan sebagainya) menjadi komposisi karya visual yang komunikatif, estetik, persuasif, dan menarik. Dalam penyusunan layout diperlukan pertimbangan tertentu agar dihasilkan desain grafis yang seefektif mungkin. Tujuan utama layout adalah menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan. Syarat sebuah karya desain grafis yang efektif dan menarik adalah memiliki komposisi yang pas. Komposisi adalah pengorganisasian unsur-unsur tata letak yang disusun dalam karya desain grafis secara harmonis, baik masing-masing bagian maupun secara keseluruhan.

Dalam proses merancang layout diawali dengan mencari ide/gagasan dilanjutkan dengan membuat sketsa kasar, kemudian dikembangkan lagi ke dalam serangkaian gambar alternatif yang masih akan diperbaiki. Dalam teori, pembuatan tata letak dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu sebagai berikut.

1.      Membuat tata letak miniatur sketsa mini (thumbnail), yaitu tahapan perancangan dalam menentukankomposisi unsur-unsur yang akan ditempatkan. Visualisasinya masih berupa sketsa kolom teks dankolom gambar.

2.      Membuat tata letak kasar (rought layout), yaitu tahapan perancangan yang sudah berwujud gambardan teks.

3.      Membuat tata letak komprehensif lengkap, yaitu tahapan perancangan di mana keseluruhan unsur sudah disusun dengan baik dan teratur, sudah final, dan siap cetak. Dalam proses ini sudah dikerjakan menggunakan komputer dan berisi informasi data pencetakan secara lengkap, sehingga sangat jelas maksud yang diinginkan oleh desainer dan dipahami oleh bagian percetakan.

 

B. Prinsip-prinsip Tata Letak (Layout)

Prinsip-prinsip tata letak yang akan dijelaskan dalam modul ini adalah sebagai panduan (guide) yang dapat membantu Anda dalam membuat desain, sehingga dalam mendesain akan lebih mudah dan dapat menghasilkan desain layout yang baik. Secara umum, prinsip-prinsip dalam penyusunan tata letak, yaitu kesebandingan, keseimbangan, irama, kontras, kesatuan, dan keselarasan.

1.    Kesebandingan (proporsi)

Kesebandingan (proporsi) merupakan perbandingan ukuran yang digunakan untuk menentukan perbandingan yang dianggap tepat antara panjang dengan lebar, antara bagian satu dengan bagian lain, atau bagian dengan unsur secara keseluruhan. Sejak zaman klasik sudah digunakan teori kesebandingan yang dikenal dengan the golden section yang sudah banyak diterapkan dalam bidang seni, arsitektur, dan spiritual karena pendekatannya terkait dengan hal yang bersifat ideal dan tentunya menyentuh sisi-sisi ketuhanan sebagai sesuatu yang absolut. The golden section juga dikenal dengan nama the golden mean, golden ratio, dan divine proportion. The golden section adalah sebuah panduan komposisi didasarkan pada perhitungan matematika yang unik. Panduan komposisi ini pertama kali didokumentasikan oleh seniman Yunani kuno dan sampai saat ini masih digunakan meskipun popularitasnya agak tertutupi oleh panduan komposisi rule of third. The golden mean sebagai sebuah rasio/perbandingan kompleks yang berasal dari huruf Yunani • (phi) menggambarkan satu set figur geometrik yang termasuk di dalamnya garis, segi empat, dan spiral.

Perhatikan gambar di bawah ini agar Anda lebih paham mengenai proporsi yang seimbang!


Gambar 3.1 Golden ratio (rasio emas) 1:1.618

Figur-figur tersebut jika digambar sesuai dengan the divine proportion dianggap sebagai bentuk yang sempurna dan paling memuaskan secara estetis. Lukisan di atas adalah lukisan Monalisa yang mempunyai proporsi sempurna atau the last supper. Lukisan tersebut sampai sekarang masih dijadikan sebagai acuan atau pedoman komposisi dari desainer.

Kesebandingan dalam tata letak menekankan pada ukuran dari unsur-unsur layout yang akan disusun dan sejauh mana peran unsur tersebut, sehingga menentukan ukuran yang sesuai untuk menciptakan keharmonisan tampilan layout.

 


Gambar 3.2 Ukuran kesebandingan tata letak layout

 


Gambar 3.3 Ukuran perbandingan tata letak layout dalam desain grafis

diletakkan pada bidang/ruang sempit atau kecil. Kesebandingan dapat dijangkau dengan menunjukkan hubungan antara:

a.    Suatu elemen dengan elemen yang lain.

b.    Elemen bidang/ruang dengan dimensi bidang/ruangnya.

c.    Dimensi bidang/ruang itu sendiri.

 


Gambar 3.4 Menata tata letak untuk menciptakan ukuran proporsi

Langkah-langkah menata tata letak untuk menciptakan proporsi adalah sebagai berikut.

a.    Tentukan unsur-unsur yang akan ditampilkan dalam layout.

b.    Tentukan unsur utama yang akan menjadi pusat perhatian.

c.    Unsur yang menjadi prioritas dan sebagai pendukung dapat menggunakan warna yang mencolok atau sebaliknya.

d.   Berikan ruang kosong untuk memberikan kesempatan kepada unsur utama untuk menyampaikan pesannya.

e.    Mainkan beberapa bidang atau unsur dengan variasi ukuran sesuai peran masing-masing dalam komposisi tersebut.

 

2.    Keseimbangan (balance)

Gambar 3.5 Dua buah benda belum tentu lebih berat dari pada satu benda

Setiap karya desain grafis harus dapat mengomunikasikan informasi secara jelas sekaligus estetis. Hal itu memerlukan keadaan keseimbangan pada unsur-unsur yang ada di dalamnya agar tujuan tersebut dapat tercapai. Keseimbangan akan lebih terlihat ketika Anda menyatukan pandangan pada sebuah desain secara keseluruhan, sehingga tidak tertangkap kesan berat sebelah, penuh sebelah, ramai sebelah, dan sebagainya. Keseimbangan atau balance secara visual dapat diartikan sebagai kondisi yang sama berat. Pembagian tersebut dapat dilihat dengan prioritas horizontal (kanan-kiri) dan vertikal (atas-bawah).

Ada dua metode pendekatan dalam menciptakan keseimbangan, yaitu:

a.    Keseimbangan simetris (formal balance)

Keseimbangan simetris merupakan keseimbangan yang berdasarkan pengukuran dari pusat yang menyebar dan membagi sama berat antara kiri dan kanan maupun atas dan bawah secara simetris atau setara. Keseimbangan ini bersifat sederhana, terkesan resmi, atau formal.

                  


Gambar 3.6 Dua contoh poster di atas memiliki keseimbangan simetris

b. Keseimbangan asimetris (informal balance)

Keseimbangan asimetris merupakan keseimbangan yang tersusun atas unsur-unsur yang berbeda antara kiri dan kanan, namun dari komposisinya terasa seimbang. Keseimbangan asimetris dapat dilakukan dengan penyusunan ukuran, garis, warna, bidang, dan tekstur. Di satu sisi menempatkan beberapa unsur dengan ukuran kecil dan di sisi lain dengan satu unsur yang berukuran besar sehingga terasa seimbang. Keseimbangan ini terkesan dinamis, tidak monoton, dan tidak formal.

 


Gambar 3.7 Pada kedua gambar masing-masing dengan unsur yang berbeda tetapi memiliki keseimbangan asimetris

Langkah-langkah menata tata letak untuk menciptakan keseimbangan adalah sebagai berikut.

1)   Posisikan beberapa objek dengan orientasi vertikal maupun horizontal.

2)   Dapat menggunakan dua objek yang berbeda atau objek yang sama.

3)   Perhatikan pusat elemen pada halaman.

4)   Tempatkan beberapa unsur visual kecil di satu daerah untuk menyeimbangkan satu blok besar bidang, gambar, atau teks.

5)   Buatlah satu atau dua objek dengan bentuk aneh dan bentuk biasa.

6) Masukkan teks dengan tebal-tipis atau ukuran yang berbeda untuk menciptakan berat-ringan, serta gunakan kombinasi warna yang berbeda.

7) Berikan spasi besar sekitar blok teks atau foto gelap




Untuk absen silahkan klik link dibawah ini :

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdeol8LTRsDOeOGRPFO7NPyXq3KEHnDcyHUww3RAwjeJKKL8g/viewform?usp=sf_link

 

Konfigurasi Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS)

 

B.) Konfigurasi Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS)

Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTP) merupakan protokol yang digunakan oleh web server. Semua data yang dikirim menggunakan protokol tersebut tidak terenkripsi (plain text). Oleh karena itu, penambahan protokol SSL atau TLS sangat diperlukan. Penambahan protokol tersebut berfungsi menutupi protokol HTTP agar menjadi secure (HTTPS), sedangkan keberadaan Open SSL sebagai perpanjangan dari aplikasi secure socket layer. Jadi, dalam Linux Debian 9.2.1 harus terinstal pula aplikasi Apache2 untuk web server dan aplikasi pendukung berupa paket SSL-cert dan Open SL (pada umumnya sudah ikut terinstal secara otomatis dengan paket Apache2).

Guna melakukan konfigurasi HTTPS, seorang administrator jaringan harus melakukan tiga kegiatan pokok, yaitu melakukan generate sebuah certificate, mengaktifkan (enable) Apache SSL support, dan melakukan konfigurasi SSL options.

1. Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS)

Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) ditemukan oleh Netscape Communications Corporation (NCC) sebagai sebuah protokol komunikasi dalam jaringan komputer yang aman (secure). HTTPS membuat perintah atau data yang melalui protokol HTTPS yang dilindungi sistem encryp melalui berbagai format, sehingga menyulitkan para pengganggu (hacker) yang berusaha membajak isi dokumen yang dikirimkan. Dalam komunikasi HTTPS, minimal membutuhkan dua jaringan utama, yaitu Secure Socket Layer (SSL) dan Transport Layer Security (TLS). Jadi pada dasarnya HTTPS sebagai gabungan dari protokol HTTP dengan SSL/TSL protocol.

Apabila suatu situs menggunakan HTTP secure maka di dalam browser akan tertulis Secure | https://namadomain, misalnya Secure | https://www.naufal_ fadhilcomp.net. Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan 'https://' dan bukan menggunakan ‘http://.

2. Secure Socket Layer (SSL Certificate)

Sertifikat SSL dapat mengamankan data yang diaplikasikan melalui situs web dan transmisi e-mail. SSL certificate juga digunakan dalam mengamankan transmisi data melalui situs web. Transmisi data digital seperti kartu kredit, nama pengguna, password akun, dan semua informasi sensitif lain harus diamankan untuk menangkal pencurian data pada saat terjadi transaksi online serta mencegah eavesdropping.

3. Instalasi dan Konfigurasi Secure Web Server

Guna melakukan instalasi dan konfigurasi secure web server minimal memerlukan service Apache2 menggunakan perintah: apt-get -y install apache2 dan aplikasi SSL menggunakan perintah: apt-get install ssl ssl-cert. Langkah-langkah instalasi dan konfigurasi secure web server adalah sebagai berikut.

a. Instalasi diawali dengan membuat/meng-generate sertifikat SSL dengan perintah

berikut.

#openssl req -new -x509 -days 365 -nodes -out /etc/apache2/apache2.pem -keyout /etc/apache2/apache2.pem

Sehingga, muncul tampilan sebagai berikut.

 


A Gambar 6.16 Hasil generate SSL

Sumber: https://dc716.4shared.com/img/PaZHlOtQda/S23/1667f1da448/ujisscl

b. Langkah selanjutnya, masukkan data-data sebagai berikut.

Country Name (2 letter code) [AU]:ID State or Province Name (full name) (Some-State]:Jawa Tengah Locality Name (eg, city) []:Boyolali Organization Name (eg, company) [Internet Widgits Pty Ltd]:tkj-xi Organizational Unit Name (eg, section) []:Smk Soga Plus Simo Common Name (e.g. server FQDN or YOUR name) []:Naufal Fadhil Email Address []:kangfadhil@gmail.com

Sehingga, muncul hasil atau tampilan sebagai berikut.


A Gambar 6.17 Hasil tampilan setelah memasukkan data

Sumber: https://dc716.4shared.com/img/ro4ZAji-gm/ $23/1667f1dc388/ujissc2

c. Selanjutnya, mengaktifkan (enable mode) SSL pada server dengan perintah:

#a2enmod ssl sehingga hasilnya akan tampak tampilan sebagai berikut.


A Gambar 6.18 Hasil pengaktifan SSL

Sumber: https://dc716.4shared.com/img/1981L6Zqeel $23/1667f1dcf40/ujissc3d.

Hal penting yang perlu diperhatikan jika mengalami kegagalan dalam mengaktifkan mode SSL, dapat dilakukan dengan melakukan restart Apache2 dengan perintah: #/etc/init.d/apache2 restart dan mengulang kembali perintah: #a2enmod ssl. Setelah proses enable mode selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah melakukan restart service Apache2 menggunakan perintah: # service apache2 restart.

e. Selanjutnya, memeriksa keberadaan port 443 menggunakan konfigurasi file /etc/

apache2/ports.conf dengan perintah berikut.

# nano /etc/apache2/ports.conf

Sehingga, hasil tampilannya sebagai berikut.


A Gambar 6.19 Hasil restart Apache 2

Sumber: https://dc716.4shared.com/img/Zr6S3zwfeel $23/1667f1dee80/ujissc4




Untuk Absen silahkan klik link dibawah ini : 

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSc0gFbyz3jmCt23pl15KtWbaxq8T-uBECUwkK30VjubDJrVhQ/viewform?usp=sf_link

Minggu, 04 Oktober 2020

Gerbang Logika Dasar ( Gerbang OR )

 

GERBANG LOGIKA DASAR

DAN ALJABAR BOOLEAN

Suatu keadaan bisa bernilai benar, bisa juga bernilai salah. Akan tetapi, tidak mungkin suatu keadaan sekaligus bernilai benar atau salah. Logika biner atau logika yang bernilai dua (0 atau 1) dirangkum oleh George Boole. Dia menemukan hubungan antara lambing - lambang dan angka-angka sebagai pengganti pernyataan-pernyataan. Aljabar Boole memiliki kelebihan berupa ketelitian, kecepatan, dan kesederhanaan.

Cara kerja dari gerbang logika paling jelas terlihat pada program yang dibuat oleh seorang programmer. Di situ terlihat jelas hubungan antara gerbang-gerbang logika dan logika biner.

Pada bagian ini, Anda akan mempelajari aljabar boole yang memberikan dampak terhadap elektronika digital. Selain itu, Anda akan mempelajari gerbang logika dasar dan beberapa hal lain yang memiliki peranan penting dalam elektronika digital.



А. GERBANG LOGIKA DASAR

Gerbang logika adalah blok bangunan dasar yang membentuk rangkaian elektronika dietal. Gerbang logika digambarkan dengan simbol-simbol tertentu yang sudah baku dan berlaku internasional

Gerbang logika yang dibahas pada buku ini dibagi dua, yaitu gerbang logika dasar dan gerbang logika kombinasional. Gerbang logika yang akan dibahas pada bab ini adalah gerbang logika dasar, yang meliputi gerbang logika OR. AND, dan NOT.

1. Gerbang OR

Gerbang logika adalah rangkaian logika dengan beberapa masukan yang menghasil kan satu keluaran. Gerbang logika pertama yang dibahas pada bagian ini adalah gerbang OR

Perhatikan gambar berikut.

 


Gambar 2.1 Lambang gerbang OR

Gambar di atas adalah keadaan suatu rangkaian dengan dua masukan yang menghasilkan satu keluaran. Jika terdapat tegangan, bernilai 1. Sebaliknya, bernilai O jika tidak terdapat tegangan. Jika ditulis dalam persamaan Boole, v=A+B.

Dari hubungan masukan keluaran pada gerbang OR diperoleh empat kondisi.

a.       Kondisi 1

 


Gambar 2.2

Lambang gerbang OR dengan sinyal masukan yang dua-duanya rendah

Keadaan pertama, jika A0 dan B =0 maka nilai keluaran juga 0 karena tidak terdapat tegangan pada kedua masukan.

b.      Kondisi 2

 


Gambar 2,3

Limbang gerbang OR dengan sinyal pertama tinggi dan sinyal kedua rendah

Perhatikan gambar diatas. Pada keadaan kedua, Jika A = 0 dan B = 0. Diode pada A hidup sehingga keluaran adalah 1V. Sementara itu, diode pada B mati sehingga terjadi hubungan singkat. Jadi, karena A dan B terhubung secara parallel, keluaran dari rangkaian ini adalah y=1V.

c.       Kondisi 3

 

 


Gambar 2.4

Lambang gerbang OR dengan sinyal pertama rendah dan sinyal kedua tinggi

Perhatikan gambar di atas. Jika A = 0 dan B = 1. Diode yang satu bertegangan 1V, sedangkan diode lainnya tidak memiliki tegangan. Rangkaian ini tidak memiliki perbedaan antara masukan A dan B, sama dengan kondisi 2. Jadi, pada kondisi ketiga, keluaran dari rangkaian ini adalah y = 1V.

d.      Kondisi 4



Gambar 2.5

Lambang gerbang OR dengan sinyal masukan yang dua-duanya tinggi

Perhatikan gambar di atas. Pada kondisi terakhir ini terdapat tegangan 1V pada diode A dan B. Karena rangkaian ini terhubung secara paralel, menghasilkan keluaran yang ideal yaitu y = 1V.

Berdasarkan keluaran yang didapat dari empat keadaan di atas, didapat tabel kebenaran serta diagram pewaktuan berikut.

Tabel 2.1

Tabel Kebenaran Gerbang OR


Gambar 2.6

Diagram pewaktuan gerbang OR

            Maksud pemberian lambang bilangan 0 dan 1 untuk suatu tegangan tidak hanya berlaku untuk tegangan ada dan tidak ada, tetapi berlaku juga untuk masukan tegangan tinggi dan rendah. Untuk tegangan tinggi dinyatakan dengan 1, sedangkan untuk tegangan rendah dinyatakan dengan 0.

Dengan memahami diagram pewaktuan, sikap disiplin dan kreatif akan semakin meningkat.

Pada gambar di bawah, terdapat rangkaian dua masukan, masukan 2V dan 10V.





Gambar 2.7

Rangkaian gerbang OR dengan masukan 2V dan 10V

Dengan mengikuti aturan pada gerbang OR, untuk sinyal masukan 1 dan 0 maka didapat tabel kebenaran berikut.

Tabel 2.2

Tabel Kebenaran Gerbang OR untuk Masukan 2V dan 10V

 


 

Lambang gerbang OR

Berikut ini beberapa lambang dalam gerba seperti diode, transistor, dan sebagainya.

erapa lambang dalam gerbang OR untuk berbagai jenis rancangan,

 


Gambar 2.8 Lambang gerbang OR

Perhatikan pada gambar (a) terdapat 2 kaki untuk gerbang OR dengan 2 masukan. Sementara itu, pada gambar (b) terdapat 3 kaki yang menggambarkan gerbang OR untuk 3 masukan.




Link Absen: 

 https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSeNqxt1x4UkJKwvGvmPqJ0pvJZz_8WAkb7IZrdgpfgKZTKKzA/viewform?usp=sf_link

Remidi Sistem Komputer

Soal Remidi kelas XI TKJ 1 Dan  2

Pilihlah jawaban yang tepat

1. Bilangan 12456, merupakan bilangan ....

a. biner 

b. desimal

c. Heksadesimal

d. Octal

e. Bulat  

2. Bilangan 1101010, merupakan bilangan ....

a. Biner

b. Desimal

c. Heksadesimal

d. Octal

e. bulat

3. Bilangan AF3478 merupakan bilangan .... 

a. Biner

b. Desimal

c. Heksadesimal

d. Octal

e. bulat

4. Bilangan desimal dari 111001, adalah .... 

a. 39 

b. 56 

c. 57 

d. 64

e. 65 

5. Bentuk bilangan biner dari bilangan 3C45 adalah .... 

a. 0011 1100 0100 0101 

b. 1111 1100 0011 1010

c. 1100 1100 0011 1001 

d. 0101 1100 0100 0011 

e. 0101 0011 1010 1111 

6. Bentuk bilangan heksadesimal dari bilangan biner 1111 0001 adalah ...! 

a. B1 

b. Ci 

c. Di

d. El

e. Fl 

7. Bentuk bilangan oktal dari bilangan biner 010, adalah .... 

a.

b. 2

c.

d. 4

e. 5


8. Bentuk bilangan biner dari bilangan octal 2658 adalah . . . 

a. 010 110 101

b. 101 010 100

c. 001 001 101 

d. 101 101 111

e. 111 110 001 

9. Bilangan desimal dari bilangan oktal 412, adalah ....! 

a. 256 

b. 266

c. 512 

d. 2128

e. 2130

10. Bilangan oktal dari bilangan biner 111 011, adalah ....

a. 27 

b. 37

c. 72

d. 73

e. 74



Selamat Mengerjakan